PKS Pertanyakan Efektivitas TPF

INILAH.COM, Jakarta – Tim Pencari Fakta (TPF) kasus Bibit Samad Riyanto dan Chandra M Hamzah telah dibentuk di Istana Negara siang ini. Namun, pembentukan lembaga ini mendapat sorotan dari Fraksi PKS DPR. Sebab, ranah kewenangannya dianggap tidak jelas.

“Bukan saya meragukan TPF. Delapan orang ini bagus, tapi tidak efektif juga. Karena seberapa besar efektivitas tim itu?” kata anggota FPKS Nasir Jamil, dalam diskusi ‘Menakar Dampak Perseteruan KPK-Polri’, di gedung DPR, Jakarta, Senin (2/11).

Dia khawatir tim independen itu membawa misi politis. Sehingga, untuk mengambil keputusan-keputusan berdasarkan pada kepentingan tertentu. “Ini melihat dari pengalaman yang ada. Kalau tidak dijelaskan kewenangan dan sistemnya seperti apa, nanti melebar ke mana-mana,” jelasnya.

Padahal, kata Nasir, Komisi III DPR bisa membentuk panitia kerja untuk menjadi motor penyelesaian masalah KPK dan Polri. Pembentukan panja, menurut dia, lebih sistematis membantu presiden dalam menangani persoalan itu.

“Supaya energi kita tak terkuras hanya pada satu masalah ini saja. Padahal banyak yang perlu diselesaikan. Masih banyak persoalan lain yang juga sangat penting,” ungkapnya.

Sebab, ada desakan untuk mengusut siapa dalang di balik kemelut itu. TPF, kata dia, harus bisa menjawab opini publik atas dugaan kriminalisasi KPK oleh Polri. [ikl/nuz]
Sumber: inilah.com

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2010 8 PKS Kalsel. All rights reserved.
DPW PKS Kalimantan Selatan | Website Resmi DPW PK Sejahtera Provinsi Kalimantan Selatan.
Jl. A. Yani Km. 5,7 RT 09 Banjarmasin, Telp. (0511) 3275149, Fax. (0511) 3275150; email: info[at]pks-kalsel.or.id
Tawon Media Inc.