Alwi Perbanyak Doa
- Wednesday, 18 November 2009, 17:03
- TPPW
- 331x dibaca
- Isi Komentar
Banjarmasin, Bpost – Kamis (19/11), wakil wali kota Banjarmasin Alwi Sahlan terbang ke Jakarta. Kader Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kalimantan Selatan itu akan mengikuti uji kelayakan dan kepatutan di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Ini karena Alwi diusulkan menjadi calon wakil gubernur Kalsel oleh Dewan Pimpinan Wilayah (DPW).
Dia bersaing dengan Habib Aboe Bakar Al-Habsyi. Habib adalah anggota DPR dari PKS daerah pemilihan Kalsel dan mantan calon gubernur Kalsel periode lalu.
Saat ditemui, selasa, Alwi mengaku tidak melakukan persiapan khusus. “cukup memperbanyak doa saat salat saja,” katanya singkat.
Seleksi internal tersebut menurut Alwi, lebih banyak menyangkut kesiapan hati. DPP hanya ingin melihat kesiapannya mengeban amanah jika terpilih sebagai kepala daerah.
“Pernah menjadi wakil ketua DPRD dan menjadi wakil walikota merupakan modal awal untuk uji kelayakan dan kepatutan serta maju dalam pemilihan kepala daerah 2010,” tandasnya.
Mulai hari ini, DPP PKS juga melakukan seleksi calon gubernur (cagub) Kalsel.
Peserta yang diusulkan DPW adalah bupati tanah bumbu HM Zairulla Azhar dan pengusaha M Ramlan.
Keduanya juga sedang menunggu keputusan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Saat ini DPW PKB Kalsel menunggu hasil survei popularitas tiga peserta konvensi calon gubernur. Tiga peserta tersebut, selain Zairullah dan Ramlan, adalah ketua gerakan Pemuda Anshor Kalsel Yoyok Ari Sardine.
“Kami menuggu hasil survey dari tiga calon yang ikut konvensi kemarin,” terang sekretaris DPW PKB Kalsel Hilyah Aulia.
Selanjutnya, imbuh mantan ketua Garda Bangsa Kalsel tersebut, nama ketiganya disulkan ke DPP untuk mengikuti uji kelayakan dan kepatuhan.
“Semua figur memiliki peluang yang sama. Yang penting bisa memberikan pemaparan dan konsep yang baik di depan DPP,” ujar Hilyah.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kalsel kemungkinan memajukan jadwal pemilihan gubernur dari 16 Juni 2010 menjadi 2 Juni 2010.
Wacana ini, menurut ketua KPU kalsel Mirhan, agar tidak terjadi kekosongan pimpinan jika terjadi pemilihan putaran kedua atau adanya gugatan. “Masa jabatan gubernur Rudy Ariffin berakhir 5 Agustus 2010. jadi kalau ada putaran kedua atau ada gugatan, kita masih punya waktu,” terang Mirhan.
Namun perubahan jadwal tersebut, menurut Mirhan, bukan hal yang mudah. KPU juga harus menjadwalkan ulang semua tahapan pilkada.
KPU telah menyampaikan rencana tersebut kepada gubernur. Rudy yang dicalonkan kembali Partai Persatuan Pembangunan, menurut Mirhan, menyerahkan sepenuhnya kepada KPU.
KPU juga berencana mengadakan debat calon gubernur dan calon wakil gubernur. Menurut anggota KPU Kalsel Sidiq Widiyanto, debat diset mirip debat capres-cawapres 2009. Tujuannya agar masyarakat tau visi dan misi calon. (coi/ant)
Sumber: Banjarmasin Post
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!