Tapin Memperingati Hari Kartini
- Tuesday, April 22, 2008, 1:52
- DPD Kabupaten Tapin
- 2,163x dibaca
- Isi Komentar
April dikenal sebagai bulan kebangkitan perempuan. Momentumnya adalah Kartini yang menuntut adanya emansipasi perempuan. Yaitu bagaimana agar perempuan diangkat derajat dan dimuliakan martabatnya. Partai Keadilan Sejahtera (PKS), terbukti menjadi partai yang paling serius menggarap kaum Hawa ini. Salah satunya Bidang Kewanitaan DPD PKS Kab Tapin melaksananakan kegiatan Manaqib Siti Khadijah istri pertama Rasulullah SAW.
Ahad pagi yang cerah 20 April 2008. Ratusan perempuan berdatangan memasuki gedung megah KNPI Kabupaten Tapin yang berlokasi di kelurahan Bungur Tapin. Sebuah gedung yang dibuat untuk pengembangan aktifitas kepemudaan yang letaknya tepat di pinggir Jalan Provinsi di Tapin.
Hampir seluruh peserta yang datang pada pagi itu mengenakan pakaian muslimah dengan jilbab dan kerudung yang apik dan muka ceria terlihat dari wajah meraka. Mereka adalah para peserta majelis ta’lim yang datang dari berbagai kecataman di pelosok kabupaten Tapin. Terlihat beberapa buah mobil pickup angkutan pedesaan parkir dipinggir gedung. Mereka terlihat bersemangat sekali menghadiri acara tersebut. “Ulun datang dari Margasari, handak mendangar manaqib Siti Khadijah, balum biasa lagi ulun mandangar manaqib sidin” kata salah seorang ibu yang datang jauh-jauh dari Margasari 45 km dari kota Rantau.
Lantunan shalawat dan pembacaan maulid al habsyi yang mengawali acara mengalir merdu dari mulut para pelantun syair maulid yang berasal dari kecamatan Cindai Laras Selatan yang juga merupakan bidaan bidang dakwah DPC PKS disana. Mereka berdiri dengan takzim, mengucapkan doa keselamatan bagi Nabi Muhammad. Bacaan Maulid Habsyi, bercerita tentang kelahiran sang nabi di tanah suci. Jamaah pun khusyuk tertunduk penuh cinta.
Wiwik Indrayanti, Ketua Bidang Kewanitaan DPD Tapin dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan Manaqib Siti Khadijah ini diselenggarakan dalam rangka mengenang perjuangan seorang perempuan mulia yang merupakan pendamping dan pathner bagi seorang Rasul yang agung sekaligus sosok ibu teladan yang melahirkan anak-anak yang sholeh. “Dengan kegiatan Manaqib Siti Khadijah ini diharapkan kita para istri mampu menjadi parther bagi suami dalam membina rumah tangga yang sakinah dan mendidik anak yang shaleh sehingga pada gilirannya mampu mengangkat harkat dan martabat kaum wanita seperti tema kita” katanya seraya menunjuk kearah spanduk yang bertuliskan “Mari Kita Tingkatkan Harkat dan Martabat Kaum Perempuan”. Dalam laporannya Wiwik mengatakan bahwa peserta yang hadir sudah melebihi 170 orang.
Acara itu dihadiri juga oleh Mahyuni Anshari, S.Pd. I dari DPW Kal-Sel yang merupakan koordiantor daerah (KORDA) Tapin, Ketua DPD PKS Tapin Drs. Norhidayat dan beberapa pengurus DPD Kab Tapin, Unsur Majelis Ulama Indonesia Tapin, serta para ketua DPC yang sebagian besar mereka adalah para tuan guru yang memiliki banyak majelis ta’lim.
Ustadz Faqih Jarjani Wakil Ketua DPRD HST dari PKS dan anggota MPW PKS Kal-Sel yang menjadi pembicara tunggal pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa peringatan hari Kartini yang diiisi dengan pembacaan manaqib Siti Khadijah ini merupakan sesuatu yang baru dan unik. Ini bagian dari dakwah Islam mengenalkan para pejuang Islam dari kalangan perempuan pada masa silam. Agar semangat emansipasi perempuan sekarang ini menjadi terarah dalam bimbingan Islam. “Jangan hanya peringatan Hari Kartini diisi dengan lomba masak, lomba pakai kebaya dan karoke saja” seloroh beliau.
Manaqib sendiri menurut ustad faqih berarti cerita tentang akhlak yang baik serta perjalanan hidup seseorang yang shaleh dan bertaqwa. Dengan pembacaan manaqib diharapkan para pendengar bisa mengikuti dan meniru kebaikan dan akhlak dari tokoh yang diceritakan. “Jadi manaqib itu sangat luas bukan hanya manaqib Syeikh Seman Al Madani atau Syeikh Abdul Kadir Al Jailani saja, banyak cerita kepribadian orang sholeh yang harus kita ketahui salah satunya adalah Khadijatul Kubra Ra” Kata beliau dengan bersemangat.
Dalam pembacaan manaqib tersebut diceritakan bahwa Siti Khadijah termasuk 4 perempuan yang paling utama di dunia, sedangkan yang tiga selainnya adalah Siti Asiyah istri Fir’aun yang mu’min, Maryam ibu dari Nabi Isa dan Fathimah Al Zahra istri dari Ali Ra yang melahirkan keturunan Rasulullah sampai dengan sekarang. Disampaikan juga bahwa salah satu dari kemuliaan Khadijah ialah bahwa Allah menitipkan salam kepada Khadijah melalui malaikat Jibril. Hal ini dikarenakan peran Khadijah yang senantiasa memberikan support dan dukungan terhadap Rasulullah dan ia adalah wanita pertama yang masuk Islam. Bahkan menurut sebuah hadis Rasul pernah mengatakan bahwa istri-istri beliau yang lain tidak akan pernah mampu manggantikan kedudukan Siti Khadijah yang mulia. “Tidak ada wanita didunia ini yang dikirimi Allah salam kecuali Khadijah” Kata Ust Faqih seya membacakan hadis riwayat Al Bukhari tentang hal tersebut”.
Khadijah adalah seorang yang kaya. Bahkan seluruh kekayaan saudagar Mekah belum mampu menandingi kekayaannya. Tetapi Khadijah mampu menggunakan kekayaaannya tersebut dijalan yang benar dengan cara menginfaqkannya untuk faqir miskin, orang tua dan anak yatim. Bahkan sampai digelari ratu Mekah karena kekayaan, kecantikan dan kebaikan budinya. Meskipun sebelum dinikahi Rasul beliau beliau senantiasa dilayani. Namun ketika menjadi istri Rasul beliau merubah kebiasaan tersebut dengan senantiasa memasak dan menghidangkan makanan sebagai bukti pelayan kepada beliau. “Istri itu tugasnya melayani suami dan mentarbiyah anaknya yang paling utama, selain itu juga sebagai pendukung bagi suami dalam segala hal” nasihat Ustad Faqih kepada hadirin.
Acara ini juga diikuti dengan lounching 3 Pos-WK di kabupaten Tapin. Pos-WK adalah terobosan yang dilakukan PKS untuk menggaet pemilih perempuan. Langkah ini bukan hanya politis belaka. Tapi, lebih pada pemberdayaan kaum Hawa. Dan meningkatkan harkat serta martabat mereka. Kegiatan ini ditutup dengan games-games menarik yang diikuti oleh perwakilan majelis Ta’lim.
Ketua DPD PKS Tapin menyambut baik kegiatan ini. Salah satu startegi PKS Tapin adalah membidik suara perempuan. “Sebenarnya masih banyak majelis ta’lim binaan PKS yang belum kita undang, pada hari ini saja jumlah peserta dari majelis ta’lim yang kita undang dibatasi per majelis ta’lim, hal ini kami lakukan karena terbatasnya dana kegiatan, kita lihat yang datang aja sudah mencapai dua ratusan, alhamdulillah melebihi target” kata salah seorang panitia pelaksana.
Tentang Penulis
Write a Comment
Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!